Breaking News

Bahasa Arabnya Barat

Bahasa Arabnya Barat – Bahasa Arab adalah bahasa Alquran, bahasa Syariah terbaik yang diturunkan oleh Allah SWT. Bahasa Arab adalah bahasa agama yang membawa Injil yang menyebar ke dunia baik di Timur maupun di Barat. Bahasa yang menerjemahkan kiasan Al-Qur’an, kefasihan dan pengaruhnya menjadi keajaiban yang akan melemahkan ahli bahasa untuk menyerupai Al-Qur’an. Allah SWT berfirman:

﴿أَمْ يَقُولُونroman افْتroman RATSKOY

Bahasa Arabnya Barat

Bahasa Arabnya Barat

Apakah pantas bagi orang yang melakukan ini (Muhammad) untuk mengatakan, “Buatlah surah seperti Al-Qur’an dan bacalah (apa pun yang kamu bisa) selain Allah, jika kamu adalah orang-orang yang benar”? (QS.Yunus.38)

Download] Inilah Contoh Soal Ujian Madrasah Bahasa Arab Madrasah Aliyah 2021/2022!

Umat ​​Islam sangat tertarik dengan bahasa Arab karena keluhuran dan kesuciannya. Mereka dapat memahami agama dengan bahasa Arab, mereka dapat memahami isi Alquran dan hadits Nabi kita. Untuk itu, para musuh Islam berusaha menghancurkan bahasa Arab, sengaja menyembunyikannya dari umat Islam agar umat Islam tidak dapat memahaminya, bahkan sengaja menjadikan bahasa Arab sebagai bahasa yang membosankan dan tidak menarik.

Orang-orang Barat melihat orang Arab identik dengan Islam dan percaya bahwa umat Islam sangat berbahaya bagi peradaban mereka, sehingga mereka terus menjadikan Islam sebagai sasaran utama kehancuran dengan berbagai cara, salah satunya adalah perusakan bahasa Arab. Karena bahasa Arab adalah cara yang sangat nyaman mengingat perannya yang sangat penting dalam agama ini. Samuel Huntington berkata bahwa selama Islam tetap Islam dan Barat tetap Barat, konflik di antara mereka akan terus berlanjut seperti empat belas ratus tahun yang lalu, dan tidak ada yang bisa mengubah Timur menjadi Barat.

Untuk mencapai tujuannya memusnahkan Islam, Barat menyusun strategi menghancurkan bahasa Arab dan menggantinya dengan bahasa Umayyah (non-Arab), menggunakan misionaris seperti Walham dan Walham sebagai sarana penjajahan. Lainnya, jauhkan bahasa Arab dan ganti dengan “dialek”. Kaki tangan Muslim seperti Taha Hussain dan Lotfi As-Sayed juga memainkan peran penting dalam melunakkan rencana mereka. Mereka menyebutnya, mereka menyebutnya kebangkitan, tetapi sebenarnya mereka menghancurkan Islam.

Ketika Negara Islam didirikan, umat Islam masih dipimpin oleh satu pemimpin, bahasa Arab digunakan sebagai bahasa resmi negara, perjanjian dan komunikasi asing dalam kehidupan sehari-hari ditulis dalam bahasa ini. Inilah alasan mengapa bahasa Arab memiliki status tinggi di negara Islam atau di negara-negara sekitarnya.

Man 6 Ciamis Juara 3 Dan Juara Harapan 2 Kompetisi Bahasa Arab Nasional Tk. Kabupaten Ciamis

Namun, peran bahasa Arab melemah ketika daulah (kekhalifahan) Islam terpecah dan berada di bawah kendali musuh Islam, dan kemudian pecah menjadi negara-negara yang lebih kecil. Barat percaya bahwa bahasa terbaik untuk memahami ideologi Islam adalah bahasa Arab, sehingga selalu berusaha menghapusnya dari benak umat Islam. Mereka menjadikannya bahasa resmi dan mempraktikkannya di sekolah, universitas, berbeda dengan perlakuan bahasa mereka (Barat). Lalu ada generasi yang dibesarkan dalam bahasanya (Barat) tetapi tidak mengenal agamanya. Umat ​​Islam dipaksa untuk menggunakan bahasa asing, sehingga generasi umat Islam mempelajari bahasa tersebut dengan tulus dan juga dengan tzakafa.

Barat menganggap pemalsuan bahasa Arab di kalangan umat Islam sangat serius, mengubur ingatan dan cita-cita umat Islam tentang bahasa Arab, mengikatnya dengan erat seperti tawanan perang, membangkitkan generasi umat Islam sesuai keinginannya dan menegakkan hukum yang diberlakukannya. Dan mereka puas dengan pemahaman pendidikan barat, mereka seperti masuk lubang cicak saat berjalan di tangga barat.

Bahasa arabnya dengan, bahasa arabnya rumah, bahasa arabnya kami, bahasa arabnya belajar, bahasa arabnya koran, barat bahasa arabnya, bahasa arabnya tidak, bahasa arabnya buku, bahasa arabnya minta, apa bahasa arabnya sayang, bahasa arabnya, kelas bahasa arabnya