Indahnya Bahasa Arab

م و د ت ه ت د و م ل ك ل ه و ل و ه ل ك ل م و د ت ه ت د و م

Ana : Apa yang terbesit di benak antum melihat huruf-huruf di atas?!

B : Itu kan huruf-huruf hijayyah ?!

Ana : Na’am, betul.

B : Itu kan huruf-huruf hijaiyyah yang diulang-ulang ?!

Ana : Na’am, shahih.

B : Trus apaan donk ?! Kok..semuanya benar..

Ana : Tidakkah antum melihat sebuah pola dari huruf-huruf itu ?

B : Hemm..pola apaan ?

Ana : Coba fokus dan perhatikan dengan cermat dan seksama !

B : Apaan seh ?? ( berpikir keras) udah ahh..mentok neh..

Ana : (sambil menulis dan menggambar) ini dia, sambil menunjuk ini —> ( Kiri -> = <- Kanan ).

B : Apaan lagi tuh ? (masih penasaran)

Ana : Maksudnya adalah huruf-huruf itu bisa dibaca baik dari kanan atau kiri.

B : Yahh, itu mah juga ana juga faham dari tadi. Mau dari kiri atau kanan emang bisa.

Ana : Bukan gitu, maksudnya, huruf-huruf itu jika disusun dari kanan maupun kiri akan membentuk sebuah sususan kata-kata yang menjadi kalimat yang jika dibaca dari kanan artinya A, dan jika dibaca dari kiri artinya pun A juga sama. Maka dari itu, huruf pertama dan terakhir sama, huruf kedua dan kedua sebelum terakhir sama, dan seterusnya. Sudah faham kan ?

B : Haaaaaa….Oooooooooo… ( emoticon melongo ) Ouh, kalau dalam bahasa Indonesia kayak “kasur rusak” ya ?!

Ana : Sipp, betul. Jadi dibacanya seperti ini

Dari kanan :

مَوَدَّتُهُ تَدُوْمُ لِكُلِّ هَوْلٍ وَهَلْ كُلٌّ مَوَدَّتُهُ تَدُوْمُ

Dari kiri :

مَوَدَّتُهُ تَدُوْمُ لِكُلِّ هَوْلٍ وَهَلْ كُلٌّ مَوَدَّتُهُ تَدُوْمُ

“Kecintaannya langgeng selalu, walau cobaan menerpa..dan apakah setiap orang rasa kecintaanya bisa langgeng selalu ??”

Posted pertama kali di Every Day Arabic .

Tag :

Tags: