Karakteristik Dan Keistimewaan Bahasa Arab (2)

Bahasa yang indah, fasih, dan jelas, serta mampu untuk mengungkapkan makna-makna yang terbesit dalam jiwa.

Karakteristik dan keistimewaan ini, yang telah kami nukil sebelumnya pada poin kedua. Hal ini terdapat di dalam perkataan Al-Hafizh Ibnu Katsir– rahimahullahu ta’ala –dalam tafsirnya ketika menafsirkan firman Allah – subhanahu wa ta’ala –dalah surah Yusuf ayat 2, beliau mengatakan : “Itu dikarenakan bahasa Arab adalah bahasa yang paling fasih, paling jelas, dan luas serta paling mampu untuk mengungkapkan makna-makna dalam jiwa”. (Kitab Tafsir Al-Quran Al-‘Azhim, Ibnu Katsir, Jilid 2, Halaman 613)

Abu Utsman Amr bin Bahr Al-Jahidz – rahimahullahu ta’ala –berkata : “Perlu dijelaskan di sini bahwa ini adalah dalil yang menunjukkan bahwa bahasa Arab adalah bahasa yang paling jelas dan paling luas. Lafazhnya lebih jelas dalam menunjukkan suatu makna, berbagai bentuk kalimatnya lebih bervariasi dan sangat banyak, dan permisalan yang disebutkan lebih indah dan sederhana”. (Kitab Al-Bayan wa At-Tabyiin, Jilid 1, Halaman 384)


Sebelumnya : Karakteristik Dan Keistimewaan Bahasa Arab (1)


Al-Jahidz – rahimahullahu ta’ala –juga mengatakan : “Dan keindahan bahasa hanya ada pada bahasa Arab, karena itulah ia merupakan bahasa yang mengungguli semua bahasa”. (Kitab Al-Bayan wa At-Tabyiin, Jilid 4, Halaman 55)

Dari keterangan Al-Jahidz di atas, beliau menjelaskan beberapa kekhususan bahasa Arab, di antaranya keluasan bahasa, ketelitian makna, dan keindahan permisalan dan perumpamaan.

Al-Imam Abu Muhammad Abdullah bin Muslim Al-Qutaibah – rahimahullahu ta’ala – berkata : “Sesungguhnya yang mengetahui keutamaan Al-Qur’an hanyalah orang yang paling banyak meneliti dan luas ilmunya, paham terhadap madzhab-madzhab dalam bahasa Arab dan keluasan gaya bahasanya, dan memahami apa yang Allah khususkan untuk bahasa Arab dibandingkan semua bahasa yang lain. Sesungguhnya tidak ada bahasa yang Allah berikan kekuatan dan keindahan serta keluasan ruang lingkup, kecuali bahasa Arab”. (Kitab Ta’wilu Musykil Al-Qur’an,Ibnu Qutaibah, tahqiqAs-Sayyid Ahmad,Halaman 12)

Bahasa yang mampu untuk mengikuti perkembangan zaman yang sangat cepat di berbagai disiplin ilmu sejak dahulu hingga akhir zaman.

Keistimewaan yang ketiga ini terkait dengan keistimewaan sebelumnya, yaitu sebagai konsekuensi dari betapa kaya dan luasnya bahasa Arab. Wajar, jika ia mampu untuk mewakili berbagai macam bentuk kata dan pola kalimat yang ingin diungkapkan. Bahkan ia pun terus-menerus berubah dengan cepat, baik dari segi teknologi, ekonomi, politik, dan lain sebagainya.

Tidaklah muncul satu penemuan baru dalam kehidupan manusia, melainkan kita akan temukan bahasa Arab memiliki padanan kata untuknya. Tidaklah muncul satu istilah baru di bidang apapun, melainkan bahasa Arab memiliki kosakata yang dapat menandingi dan menyamainya. Inilah di antara rahasia mengapa Allah – subhanahu wa ta’ala –  memilih bahasa ini sebagai bahasa firman-Nya dan menjadikannya sebagai bahasa Nabi dan Rasul yang terakhir, penutup sekalian Nabi dan Rasul.
Allah – subhanahu wa ta’ala –  berfirman :

“Kami menurunkan berupa Al-Qur’an dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya”.(QS. Yusuf : 2)

Syaikh Abdurrahman As-Sa’di – rahimahullahu ta’ala – berkata dalam tafsirnya ketika manafsirkan ayat di atas : “Sesungguhnya Allah menurunkannya dengan berbahasa Arab, bahasa yang paling mulia dan paling jelas. Bahasa ini menjelaskan semua hal yang dibutuhkan manusia dari hakikat-hakikat yang bermanfaat. Semua penjelasan dan keterangan ini “agar kamu memahaminya”, yaitu memahami batasan-batasannya, perkara-perkara pokok, dan cabang serta semua perintah dan larangan-larangannya”. (KitabTaisir Al-Karim Ar-Rahman fi Tafsiri Kalam Al-Mannan,Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di, Halaman 393)

Tag :

Tags: